
Beritabola.com Johannesburg - Kapten Italia, Fabio Cannavaro, akhirnya angkat bicara mengenai penyebab tersingkirnya sang juara bertahan. Apa saja yang diungkapkan bek veteran ini?
Azzurri memiliki rapor sangat buruk dengan tak pernah sekalipun menang, sekaligus kebobolan 5 gol dalam tiga partai penyisihan grup F. Padahal Italia banyak diprediksi bisa melaju ke babak knock-out. Namun, Cannavaro dkk. gagal total dan harus pulang dengan tangan hampa.
Kini, Italia harus siap dihujani kecaman dan cibiran sekembalinya di rumah nanti.
Bahkan skuad besutan Marcello Lippi ini dianggap skuad Italia terburuk sepanjang masa. Sang pelatih langsung merasa dirinyalah yang harus disalahkan dan bertanggung jawab penuh atas keterpurukan Italia. Namun, Cannavaro menilai kesalahan tak sepenuhnya terletak di pundak seorang pelatih.
Dirinya kemudian menjelaskan, penyebab utama yang dilanda para pemain adalah rasa takut yang menjelma menjadi rasa gugup ketika bermain.
"Ketika kamu kalah di lapangan, itu bukan hanya kesalahan pelatih saja tapi setiap pemain."
"Ada tekanan di sana, terlalu banyak ketakutan saat bermain. Saya melihat muka mereka (para pemain) dan mereka sangat gugup. Jika kamu terlalu gugup, kamu tidak bisa membuat segala sesuatu jadi jelas," ungkapnya seperti dilansir situs resmi FIFA.
"Sebenarnya setelah pertandingan pertama (seri 1-1 dengan Paraguay) kami sudah cukup percaya diri, kami bermain baik. Namun, faktanya, ketika kami juga tidak menang di game kedua (imbang 1-1 dengan Selandia Baru) sangat mempengaruhi kami. Dan kemarin (melawan Slovakia) ada keresahan, ketakutan dan kurang rasa tanggung jawab."
Selain itu, menurut Cannavaro, masalah lain yang menjadi penyebab terpuruknya Italia adalah kurangnya generasi pemain berkualitas di Negeri Pizza tersebut.
"Kami tidak punya pemain bintang, tidak ada lagi yang bisa seperti (Francesco) Totti atau (Alessandro) Del Piero, jika ada yang seperti mereka, kami pasti mengambilnya," ujarnya.
"Kami harus menerima kenyataan bahwa kami tidak lagi menghasilkan materi (pemain) seperti generasi sebelumnya. Dulu kami punya pemain yang bersejarah
tidak hanya di timnas tapi juga di klub."
"Sekarang kami harus memproduksi pemain-pemain seperti dulu tapi tentu tidak mudah. Pemain kami yang sekarang tidak sebagus pemain-pemain dulu. Dan saya harap klub bisa memulai pembinaan usia muda."
Selengkapnya...
Search This Blog
Saturday, June 26, 2010
Cannavaro Akhirnya Bicara Soal Kegagalan Italia
Beda Cerita Villa dan Torres

Beritabola.com Pretoria - Sejatinya, David Villa dan Fernando Torres adalah target sejati yang layak untuk dipertahankan di atas lapangan. Namun, kala yang satu subur, yang lainnya malah mandeg.
Villa sudah buat dua gol kala Spanyol menggulung Honduras 2-0 beberapa waktu lalu. Villa juga menyumbang satu gol kala 'Tim Matador' menaklukkan Chile, Sabtu (26/6/2010) dinihari WIB.
Gol teranyar bomber baru Barcelona itu pun tergolong indah. Ia menyambar bola dengan kaki kirinya dan mengarahkannya ke gawang yang sudah kosong ditinggal penjaganya.
"Saya sempat berpikir untuk mengontrolnya, tapi saya melihat kipernya keluar dari gawang. Saya berhasil menendangnya denga sempurnay dan syukurlah bolanya masuk," ujarnya di Reuters.
"Itu hanya masalah insting yang terjadi di lapangan," ucap pemain yang sudah mencetak 41 gol untuk Spanyol ini.
Kala Villa semakin menemukan bentuk permainannya, lain halnya dengan Torres. El Nino belum kembali ke performa terbaiknya setelah cedera dan tak sampai 90 menit berada di lapangan--digantikan Cesc Fabregas di menit 55.
"Fernando mengalami sedikit cedera minor dan kami memutuskan untuk menariknya keluar," tukas pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque.
Selengkapnya...
One Piece 456
One Piece 456 will be released on 20th of June 2010
Untuk mendownload one piece episode 456, silakan klik link download di atas !!
Part 1
Part 2
Selengkapnya...Mereka Bakal Baku Hantam di Perdelapanfinal

Beritabola.com Jakarta - Spanyol dan Chile menjadi dua tim terakhir yang meraih tiket ke perdelapanfinal. Berikut adalah mereka yang bakal saling baku hantam di babak 16 besar.
Uruguay vs Korea Selatan
Uruguay secara mengejutkan tampil sebagai juara Grup A dengan menyingkirkan dua tim yang lebih "diunggulkan", yakni finalis tahun 2006 Prancis dan tuan rumah Afrika Selatan. Di babak perdelapanfinal mereka bakal menghadapi Korsel yang di Grup B cuma kalah satu kali dari Argentina.
Amerika Serikat vs Ghana
AS tampil penuh spirit di Grup C. Mereka berjuang sampai menit 90 di laga terakhir untuk bisa lolos dari grup tersebut. Kegemilangan mereka lengkap dengan keberhasilan lolos sebagai juara grup, melangkahi Inggris.
Di babak perdelapanfinal, mereka akan menghadapi satu-satunya wakil Afrika yang tersisa: Ghana. Runner-up Grup D ini tampil lumayan di fase grup dengan meraih satu kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan. Mereka sukses melangkahi Serbia.
Belanda vs Slovakia
Belanda melaju ke babak perdelapanfinal dengan hasil sempurna; memenangi seluruh laga yang ada di Grup E. Di atas kertas, mereka lebih diunggulkan atas Slovakia.
Namun, jangan salah. Slovakia adalah kuda hitam yang menyingkirkan Italia dari Piala Dunia tahun ini.
Brasil vs Chile
Duel antara sesama tim Amerika Latin. Brasil tak terkalahkan selama fase grup. Satu-satunya cela mereka hanyalah bermain imbang tanpa gol melawan Portugal. Sementara Chile baru kalah di laga terakhir kala menghadapi Spanyol. Di dua laga awal Grup H, La Roja sukses memborong kemenangan.
Argentina vs Meksiko
Argentina juga brilian selama fase grup; melibas semua pertandingan dengan kemenangan. Lionel Messi cs pun tampak solid sehingga layak untuk diunggulkan atas Meksiko.
Pertanyaannya, mampukah Meksiko menghadirkan kejutan lagi seperti kala menundukkan Prancis di Grup A?
Jerman vs Inggris
Dua musuh lama yang bertemu lagi. Terlalu awal memang, tapi apa boleh buat. Jerman tampil relatif bagus di Grup D, meski harus menelan satu kekalahan dari Serbia.
Sementara Inggris tampil standar (kalau tak mau dibilang medioker) dan baru bangkit di laga terakhir Grup C melawan Slovenia. The Three Lions masih harus membuktikan bahwa mereka masih punya taring.
Paraguay vs Jepang
Paraguay tampil sebagai juara Grup F dengan melangkahi juara bertahan Italia. Secara umum, ini menggambarkan kekuatan mereka. Sementara Jepang, semua tentu mengingat bagaimana mereka membuat dinamit Denmark melempem di pertandingan terakhir Grup E.
Spanyol vs Portugal
Satu Big Match lainnya di babak perdelapanfinal. Ambisi Spanyol untuk mengawinkan gelar Piala Eropa dan Piala Dunia sudah mendapatkan ujian di sini. Portugal jelas bukan lawan yang bisa dipandang enteng oleh La Furia Roja.
Selengkapnya...